DI PLPG UPI Bandung : PSB-PSMA Menjadi Acuan Pembuatan Bahan Ajar Berbasis TIK

PLPG UPI Bandung tahun 2011 mata pelajaran Bahasa Indonesia mata diklat pembuatan bahan ajar diarahkan untuk membuat bahan ajar berbasis TIK selain pembuatan bahan ajar non-TIK. Saya ingat kembali bahwa bahan ajar berbasis TIK menurut Direktorat Pembinan SMA adalah bahan ajar yang disusun dan dikembangkan dengan menggunakan alat bantu TIK untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Dalam kegiatan pembelajaran, penggunaan bahan ajar TIK memungkinkan peserta didik dapat mempelajari suatu kompetensi dasar (KD) secara runtut, sistematis, interaktif dan inovatif sehingga diharapkan semua kompetensi tercapai secara utuh dan terpadu.

Beberapa karakteristik Bahan Ajar berbasis TIK antara lain:

  1. memanfaatkan keunggulan komputer (digital media ataupun teknologi jaringan/computer network);
  2. memanfaatkan teknologi multimedia, sehingga suasana pembelajaran menjadi menarik, tidak membosankan dan pada akhirnya memotivasi peserta didik untuk belajar mandiri;
  3. memanfaatkan teknologi elektronik; di mana pendidik dan peserta didik, peserta didik dan sesama peserta didik atau pendidik dan sesama pendidik dapat berkomunikasi dengan relatif mudah tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler;
  4. menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh pendidik dan peserta didik kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya;
  5. memanfaatkan Pertukaran Data (Information sharing) yang secara interaktif dapat dilihat setiap saat di computer;

Keunggulan Bahan Ajar Berbasis TIK

Bahan Ajar berbasis TIK memiliki keunggulan antara lain sebagai berikut.

  1. Memberikan kemudahan bagi pendidik dalam proses pembelajaran untuk menjelaskan hal-hal yang abstrak.
  2. Berubahnya peran peserta didik dari yang biasanya pasif menjadi aktif serta mempunyai ketertarikan pada materi yang sedang dibahas.
  3. Peserta didik dapat belajar atau menelaah bahan ajar sewaktu-waktu karena bahan ajar dapat tersimpan di komputer.
  4. Pendidik dan peserta didik dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadwal melalui jaringan intranet atau internet, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari.
  5. Tersedianya fasilitas e-moderating di mana pendidik dan peserta didik dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat dan waktu.
  6. Baik pendidik maupun peserta didik dapat melakukan diskusi dan berinteraksi melalui fasilitas-fasilitas internet yang dapat dilakukan secara kelompok/grup.

Dari uraian diatas, bahwa bahan ajar berfungsi sebagai:

  1. pedoman bagi pendidik yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya diajarkan kepada peserta didik;
  2. pedoman bagi peserta didik yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelajari/dikuasainya;
  3. Alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran.

Sedangkan manfaat dari bahan ajar yang dikembang oleh pendidik adalah:

  1. diperoleh bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
  2. tidak lagi tergantung kepada buku teks pelajaran yang terkadang sulit diperoleh.
  3. menjadi lebih kaya karena dikembangkan menggunakan berbagai referensi.
  4. menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman pendidik dalam menulis.
  5. mampu membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antar pendidik.

Pembuatan bahan ajar berbasis TIK harus dikuasi oleh oleh guru yang sudah lulus sertifikasi, karena ada butir kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yang professional. Dan seorang guru yang professional harus dinamis dapat mengimbangi perkembangan jaman. Sehingga pada mata diklat pembuatan bahan ajar yang diarahkan pada pemanfaatan TIK guru dapat mebuat bahan ajar yang PAIKEM (Pembelajara Aktif Inovatif KrEatif dan Menyenangkan).

UPI Bandung mereferensikan untuk pebuatan bahan ajar berbasis TIK untuk SMA dapat mengacu pada pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMA, panduan pembuatan dan contoh-contohnya banyak di website psb-psma.org yang dapat diunduh dengan bebas oleh guru SMA di mana saja berada dengan catatan harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota.

Setiap guru baik yang sudah lulus sertifikasi dan yang belum lulus sertifikasi guru mulai tahun 2012 diharapkan sudah dapat mengembangkan pembuatan bahan ajar berbasis TIK yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolahnya masing-masing. Dan apabila ada guru yang sudah dapat mengembangkan pembuatan bahan ajar berbasis TIK sesuai dengan pedoman Direktorat Pembinaan SMA, karyanya dapat dikirimkan ke PJMapel PSB-PSMA yang akan dijadikan sebagia karya inovasi guru dalam pembelajaran dan akan dipublikasikan pada website psb-psma.org.

Selama mengikuti PLPG di UPI Bandung, guru-guru SMA matapelajaran Bahasa Indonesia disibukkan dengan membuat bahan ajar berbasis TIK. Meskipun sebagian peserta sudah biasa menggunakan TIK, tetapi dalam pembuatan bahan ajar masih sekedar membuat presentasi sederhana bahkan dalam mengatur warna tulisan dan latar belakang slide masih “kacau”. Hal tersebut sepertinya semua peserta PLPG belum memahami pembuatan bahan ajar yang diharapkan, karena pedoman pembuatan bahan ajar berbasis TIK yang standar menurut Direktorat Pembinaan SMA tidak diberikan langsung pada PLPG, hanya direferensikan secara lisan.

Maka dari itu kepada Bapak/Ibu guru yang sudah mengikuti PLPG mari kita buka pedoman pembuatan bahan ajar berbasis TIK yang dikeluarkan oleh Direktotar Pembinaan SMA, yang filenya dapat diunduh di sini,  atau silakan gunakan ATM (Amati Tiru Modifikasi) yang bahan ajarnya dapat diunduh dengan gratis di psb-psma.org. Semua bahan ajar terserbut dibuat oleh guru-guru dari semua mata pelajaran SMA.

Referensi:

Direktorat Pembinaan SMA. 2010. Panduan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis TIK.

www.awan965.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s