Membuat Screencast

Artikel ini saya tulis untuk mendokumentasikan langkah-langkah membuat screencast.

Di Ubuntu ada dua aplikasi yang saya coba, yaitu Xvidcap dan Record My Desktop. Dua-duanya sama fungsinya dan tidak ada perbedaan yang signifikan. Setelah mencoba keduanya, pendapat saya adalah Record My Desktop lebih mudah digunakan. Jadi, inilah aplikasi yang saya pilih.

Perlu diperhatikan kemampuan prosesor komputer Anda. Ini kaitannya dengan setting frame per second (fps). Bila fps melebihi kemampuan prosesor, video yang kita rekam akan terlihat lebih cepat dari sebenarnya. Di laptop saya, setting 15 fps akan menghasilkan video yang kira-kira 2x lebih cepat. Setelah trial and error, saya temukan bahwa 9 fps adalah setting yang tepat.

Perbedaan yang utama di antara kedua aplikasi ini adalah format outputnya. Record My Desktop mengeluarkan format ogv sedangkan Xvidcap mengeluarkan format mpeg. Perbedaan format ini nantinya akan mempengaruhi langkah pemrosesan selanjutnya.

Merekam suara

Biasanya, saya merekam suara dalam proses yang terpisah, supaya tidak banyak ehm dan eee. Rekaman dibuat sambil menonton screencast yang sudah kita rekam. Setelah rekaman suara dibuat, bisa diedit dengan menggunakan aplikasi Audacity untuk menghilangkan noise, memotong bagian yang tidak penting, dan sebagainya.

Menggabungkan video dan audio

Selanjutnya, kita menggunakan aplikasi Avidemux untuk menggabungkan file audio dan file video menjadi satu file. Dengan aplikasi ini kita juga bisa mengedit video untuk menghilangkan bagian-bagian yang tidak perlu ataupun menyambung beberapa video menjadi satu.

Mempersiapkan format video untuk web

Ada berbagai format video yang tersedia. Masing-masing format memiliki dukungan browser yang berbeda-beda. Pada intinya, supaya bisa dilihat di berbagai browser, kita harus menyediakan file dengan format ogv, mp4, dan webm. Kita juga harus menyertakan poster dalam format jpg atau png supaya bisa ditampilkan dengan benar di browser.

Atau, kita juga bisa menjalankan commandnya satu persatu di command line. Berikut adalah command yang saya jalankan :

Konversi dari ogv menjadi mp4

ffmpeg -vcodec libx264 -vpre lossless_medium -i file-input.ogv file-output.mp4

Konversi dari ogv menjadi webm

ffmpeg -pass 1 -passlogfile file-input.ogv -threads 16 -keyint_min 0 -g 250 -skip_threshold 0 -qmin 1 -qmax 51 -i file-input.ogv -vcodec libvpx -b 614400 -s 640×480 -aspect 4:3 -an -y tmp.webm
rm tmp.webm
ffmpeg -pass 2 -passlogfile file-input.ogv -threads 16 -keyint_min 0 -g 250 -skip_threshold 0 -qmin 1 -qmax 51 -i file-input.ogv -vcodec libvpx -b 614400 -s 640×480 -aspect 4:3 -an -y file-output.webm
Command di atas mungkin berbeda bila file asli kita formatnya adalah mpeg seperti yang dihasilkan oleh XVidcap.

Membuat poster

ffmpeg -r 1 -t 1 -vframes 1 -i input-file.mp4 output-file.png

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s